Laman

Rabu, 21 Desember 2011

IBU

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...ibu...ibu....

By. Iwan Fals

Jgn Penah kau melupakan seseorang yg telah mempertaruhkan nyawanya demi kehadiran, kebahagiaan kita....Beliau tak pernah mengeluh saat mendengar bahwa melahirkan itu taruhannya nyawa, ia tak pernah mengeluh saat kita mengusik lelap tidurnya, ia tak pernah merasa letih untuk mengasuh kita, menjaga kita hingga saat ini.disaat kita sakit, ia lah orang yang pertama merasa cemas, gelisa, takut...sejak kita msih dalam kandungan beliau selalu memberikan yang terbaik pada kita. Beliau selalu berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi kebutuhan kita.
Apa semua itu belum cukup untuk kita..!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Apa harta kekayaan bisa membalas semua itu ?????????
Jika tidak, mengapa kita mengeluh saat beliau meminta tolong pada kita???
Mulai saat ini, Hari ini, detik ini bejanjilah dan berusahalah membuat bangga ibu kita, jangan pernah mengeluh saat beliau meminta tolong, jangan pernah membentak nyaJadilah anak yang berbakti pada ibunya, berguna bagi bangsa dan negara.dapat membantu sesama.......
Itu yang diharapkan oleh IBU kepada anaknya


Met Hari IBU....Oi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar