Laman

Sabtu, 24 Desember 2011

SUARA IWAN FALS DI DEPAN MATA


Dari perhelatan Gala Primer Film “Batas” yang digarap Marcela Zalianty dkk melalui rumah produksi barunya Keana Production di Epicentrum Kuningan, Jakarta 12 Mei 2011, satu hal yang membuat saya berdecak kagum adalah mendengar dan melihat langsung suara emas sang legenda Iwan Fals.

Begitu acara dilanjutkan, pembawa acara menyebut kata-kata “Kita sambut, the legend, Iwan Fals!” Sontak tepuk tangan meriah yang belum terdengar sejak awal acara, pecah. Memang, karisma musik Iwan Fals yang terbangun selama beberapa dekade membuatnya pantas disebut legenda. Saat naik ke panggung pun, Iwan Fals masih nyaman dengan senyum khasnya dan menyampaikan terima kasih kepada semua yang menyambutnya. Sungguh bernilai tinggi.

Lagu yang dinyanyikan malam itu adalah “Batas Tak Berbatas”, lagu terbaru yang sekaligus menjadi lagu tema film “Batas”. Begitu Iwan Fals tertunduk ke arah jari-jarinya yang mulai memetik satu-dua senar gitarnya, suasana langsung hening, lalu tepuk tangan kembali pecah, lalu hening lagi.

Saya paling suka Iwan Fals menyanyikan lagu dengan musik akustik, karena benar-benar menampakkan karakter suaranya yang ringan namun sangat menyentuh. Lagu ini pun seluruhnya diiringi oleh petikan gitar akustik Sang Legenda sendiri, sangat syahdu, belum lagi karena memang liriknya sangat menyentuh. Lirik ini diciptakan oleh salah satu pencetus ide cerita “Batas”, Slamet Raharjo Djarot.

Saat Iwan Fals tak senyum lagi, bibirnya mulai melukis nada, lalu keningnya mengkerut seperti biasa.

Memang, saya bukan satu-satunya orang yang pernah melihat suara Iwan Fals dari dekat. Saya hanya menggambarkan kenyamanan tersendiri dalam perasaan saat mendengar lirik demi lirik dilantunkan oleh sang Legenda. Menurut saya ini kecerdasan bermusik, dan membalut seni secara keseluruhan, dipadu kekuatan karakter yang tak pernah berubah. Iwan Fals benar-benar legenda. Seorang musisi yang tak pernah tergantung antara langit dan bumi, tapi seakan-akan berada di keduanya pada saat yang bersamaan.

Film “Batas” tayang di bioskop-bioskop mulai 19 Mei mendatang. Lagu “Batas Tak Berbatas” sudah bisa didengarkan melalui radio-radio lokal Tanah Air.

*Catatan perjalanan, Jakarta 12 Mei 2011.
Oleh Afandi Sido (source : kompasiana.com) ***

Kamis, 22 Desember 2011

Spesial Puisi Untuk Ibu

Ibu adalah seseorang yang tidak bisa di balas kasih sayangnya hanya ku bisa membuat puisi untuk ibu. seperti kata iwan fals yang menciptakan lagu ibu di mana liriknya ribuan kilau jalan yang kau tempuh lewati rintang untuk anakmu, ibuku sayang masih terus berjalan walah tampak kaki penuh darah penuh nanah.
Mendengarkan lagu itu membuat kita menangis betapa dalamnya lagu dan pengorbanan seorang ibu yang mengandung selama 9 bulan untuk kita. inilah coretan puisi ibu yang chuzblog tuliskan melewati rangkaian kata untuk menyalurkan rasa kasih sayang dan terima kasih untuk ibu.

Rabu, 21 Desember 2011

IBU

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah
Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...ibu...ibu....

By. Iwan Fals

Jgn Penah kau melupakan seseorang yg telah mempertaruhkan nyawanya demi kehadiran, kebahagiaan kita....Beliau tak pernah mengeluh saat mendengar bahwa melahirkan itu taruhannya nyawa, ia tak pernah mengeluh saat kita mengusik lelap tidurnya, ia tak pernah merasa letih untuk mengasuh kita, menjaga kita hingga saat ini.disaat kita sakit, ia lah orang yang pertama merasa cemas, gelisa, takut...sejak kita msih dalam kandungan beliau selalu memberikan yang terbaik pada kita. Beliau selalu berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi kebutuhan kita.
Apa semua itu belum cukup untuk kita..!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Apa harta kekayaan bisa membalas semua itu ?????????
Jika tidak, mengapa kita mengeluh saat beliau meminta tolong pada kita???
Mulai saat ini, Hari ini, detik ini bejanjilah dan berusahalah membuat bangga ibu kita, jangan pernah mengeluh saat beliau meminta tolong, jangan pernah membentak nyaJadilah anak yang berbakti pada ibunya, berguna bagi bangsa dan negara.dapat membantu sesama.......
Itu yang diharapkan oleh IBU kepada anaknya


Met Hari IBU....Oi

Selasa, 20 Desember 2011

Sakilas Oi Bumi Rafflesia Bengkulu


Oi Bumi Rafflesia Bengkulu di dirikan pada tanggal 17 November 2011. Oi Bumi Rafflesia Bengkulu untuk saat ini memiliki anggota 12 orang termasuk Ketua, Wakil, Bendahara, Sekretaris, Humas, dan Ka.Bid. Departemen. Dengan Srtuktur:

Ketua : Jacky Kusmiran (Jacky)
Wakil : Mixsen Naturius (Micen)
Sekretaris : Andika Septian. I (Dika)
Bendahara : Muhardiansyah (Muhex)
Humas : 

Co.     Gogo Budi Hartono (GOGO)
Agta: Januwardi (Ardi)
          Cakra Adhitya S (Kojek)
Kabid Departemen : 

Co.     Iis Wahyudi (Wahyoe Anarki)
Agta: Nico Gama (Gama)
Anggota : Fera Puspita
                 Frima Mizuardi
                 Reza Fradifta

Oi Bumi Rafflesia Bengkulu, untuk sementara aktif dikegiatan Olahraga Futsal, yang kami namai Oi FC dan dalam waktu kedepan kami merancanakan juga kegiatan Niaga.

KODE ETIK OI


KODE ETIK OI

Setiap anggota Oi terikat dan mengikatkan diri serta tunduk terhadap Kode Etik Oi, yaitu:
1.    Taat dalam menjalankan kewajiban terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama atau kepercayaan yang dianutnya;
2.    Menjunjung tinggi dan menghormati nilai-nilai kemanusiaan atas dasar kemanusiaan yang adil dan beradab dengan tidak membeda-bedakan latar belakang asal-usul, ras/etnis, suku, agama, status sosial, golongan maupun paham/aliran politik;
3.    Memiliki rasa setia kawan, tenggang rasa dan saling menghargai antara sesama kawan;
4.    Setia dan senantiasa menjaga nama baik, martabat dan kehormatan keluarga beasr Oi;
5.    Bersikap sopan dan senantiasa menjaga norma-norma kesusilaan dan norma-norma sosial yang berlaku di lingkungannya;
6.    Bersikap jujur, adil, bijaksana dan bersahaja;
7.    Disiplin dan bertanggung jawab.

KAIDAH PELAKSANAAN

1.    Kode Etik Oi ini merupakan pedoman dan landasan moral bagi setiap Anggota Oi baik dalam lingkup organisasi Oi maupun dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.
2.    Setiap tindakan anggota Oi yang tidak sesuai atau bertentangan dengan Kode Etik Oi sebagaimana tersebut dalam Pasal 1 di atas dapat dimintai pertanggungjawaban.
3.    Pertanggungjawaban sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 pasal ini dilakukan di hadapan Komisi Kode Etik Oi.
4.    Sanksi-sanksi atas pelanggaran dan atau penyimpangan Kode Etik Oi ditetapkan oleh Komisi Kode Etik Oi sesuai dengan tingkat kesalahannya.

KOMISI KODE ETIK Oi

1.    Komisi Kode Etik Oi dibentuk oleh:
(a) Tingkat Pusat dibentuk oleh Badan Pengurus Pusat;
(b) Tingkat Kabupaten/Kota dibentuk oleh Badan Pengurus Kota;
2.    Tata cara pembentukan, Struktur organisasi dan Tata Kerja Komisi Kode Etik Oi ditetapkan dalam Peraturan Organisasi Oi.