Laman

Senin, 02 April 2012

80 Persen Warga Kalibaru Miskin

80 Persen Warga Kalibaru Miskin
Jakarta - Klaim pemerintah tentang keberhasilan pemberantasan kemiskinan patut dipertanyakan. Kenyataannya di Jakarta Utara, jumlah keluarga miskin selalu naik setiap tahunnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Pemerintah Kota Jakarta Utara, jumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di wilayah pesisir setiap tahun terus mengalami peningkatan. Pada 2008, jumlah RTM mencapai 53.182 Kepala Keluarga (KK). Setahun kemudian, jumlah ini meningkat hampir 1,2 persen, atau sekitar 54.827 KK yang tercatat miskin. Jumlah tersebut tersebar merata di enam kecamatan yang ada di Jakarta Utara, antara lain Koja, Tanjung Priok, Pademangan, Penjaringan, Kelapa Gading, dan Cilincing. Cilincing sendiri bahkan masih masuk dalam daerah yang tergolong sebagai wilayah tertinggal. Di Kalibaru, Cilincing, 80 persen penduduknya masih hidup di bawah garis kemiskinan. Mereka hanya hidup dari pekerjaan tidak tetap atau serabutan, seperti buruh pelabuhan, pedagang keliling, pemulung, nelayan, dan sejenisnya. "Jumlah kelurga miskin di Kalibaru mencapai 8.443 KK. Kalau dipersentase, kira-kira 80 persen dari total KK sebanyak 10.160," kata Camat Cilincing Junaedi, Minggu (24/10).Secara keseluruhan di Cilincing, imbuh Junaedi, jumlah warga miskin di wilayahnya mencapai 19.178 KK atau sekitar 47.304 orang masih tergolong sebagai warga miskin. Sementara jumlah penduduk Cilincing yang mencapai 67.104 KK. Dari tujuh kelurahan yang ada di Cilincing, jumlah keluarga miskin di Kelurahan Kali Baru merupakan yang tertinggi. (Mediaindonesia.com)